Skip to main content

Penjelasan Urea Molasses Blok ( UMB ) Untuk Ternak Ruminansia

Pembuatan Urea Molasses Blok oleh mahasiswa Politeknik Pembangunan Pertanian Magelang

    Urea Molasses Blok - Pada pemeliharaan ternak ruminansia terkadang ditemui berbagai kendala salah satunya yaitu ternak yang lambat bertambah bobot tubuhnya, kurang nafsu makan yang menyebabkan konsumsi pakan sedikit, dan sering menjilat-jilat tembok yang merupakan indikasi dari kekurang mineral dan multivitamin pada ternak. Hal ini tentu harus dicegah oleh peternak agar tidak mengalami kerugian dalam pemeliharaan ternak ruminansia (sapi, domba, dan kambing). 

Teknik pemeliharaan ternak ruminansia seperti sapi pada masyarakat tradisional masih banyak mengandalkan rumput lapang sebagai pakan utama dan sering menyebabkan ternak kekurangan nutrien seperti energi, protein dan mineral. Salah satu pencegahan defisiensi mineral adalah dengan pemberian mineral blok sebagai multivitamin.

UMB adalah pakan suplemen untuk ternak ruminansia, berbentuk padat yang kaya dengan zat-zat makanan, terbuat dari bahan utama molases (tetes tebu) sebagai sumber energi, pupuk urea sebagai sumber nitrogen (protein), bahan lain seperti garam dapur, ultra mineral, kapur sebagai pelengkap zat-zat makanan, serta bahan pengisi dan penyerap molase seperti dedak, konsentrat. Pemberian Urea Molasses Blok untuk ternak dengan cara digantung di kandang sejajar dengan kepala sapi dan diusahakan agar dapat dijilati/dijangkau oleh ternak. Pemberian bisa dilaksanakan pada pagi atau sore hari atau pada saat ternak membutuhkan tambahan mineral.

Pemberian Urea Molasses Blok (UMB ) merupakan salah satu cara pemberian mineral pada ternak ruminansia (sapi, domba, dan kambing ) yang cukup ampuh untuk meningkatkan nafsu makan dan pertumbuhan bobot ternak selain pemberian langsung mineral mix pada ternak. 

Bahan untuk membuat Urea Molasses Blok juga cukup mudah, hanya perlu memanfaatkan potensi campuran pakan yang ada di daerah sekitar. Bahan-bahan yang digunakan juga harus memiliki nilai gizi yang cukup sesuai prosedur dalam pembuatan.

Bahan komposisi yang digunakan untuk membuat UMB terdiridari :

a) molases, bahan ini mengandung karbohidrat sebagai sumber energi ,

b) urea, sebagai sumber nitrogen yang diperlukan pada proses fermentasi dalam                     rumen,

c) bahan pengisi, untuk meningkatkan kandungan zat makanan dan untuk                             menjadikan UMB menjadi bentuk padat, bahan ini dapat berupa dedak padi, dedak              gandum, bungkil kelapa, bungkil kedelai, ampas tebu, ampas tahu atau bahan lain               yang murah dan mudah didapat,

d) bahan pengeras bahan-bahan ini juga mengandung mineral terutama Calsium.

Cara pembuatan ada tiga metode yaitu :

a) cara dingin, cara ini dilakukan hanya dengan mencampur molases dan urea dengan bahan lain sebagai bahan pengisi, pengeras dan urea dengan bahan tambahan lainnya, sampai terjadi adonan yang rata, kemudian dipadat dengan cetakan,

b) cara hangat yaitu dengan memanaskan molases terlebih dahulu dengan suhu 40- 50ºC, kemudian dicampur urea, bahan pengisi dan pengeras serta bahan lain. cetak dan padatkan,

 c) cara panas, adonan yang terdiri dari molases yang digunakan dalam jumlah banyak, adonan yang terdiri dari molase dan bahan-bahan pengisi, dipanaskan pada suhu 100ºC selama 10 menit, setelah agak dingin dicampur dengan urea dan bahanbahan pengeras, lalu dituangkan dalam cetakan dan dipadatkan.

Folder Penyuluhan Urea Molasses Blok

Folder Penyuluhan Urea Molasses Blok

 

 

Comments

Popular posts from this blog

PERSYARATAN KANDANG TERNAK YANG BAIK

                                                 Dalam usaha peternakan baik tradisional maupun secara intensif perlu adanya kandang yang menjadi tempat berlindung maupun tempat tinggal hewan ternak. kandang merupakan komponen dalam sapta usaha peternakan, yang menjadi wajib dimiliki bagi peternak yang akan menjalankan usaha bidang peternakan. dengan adanya kandang peternak jadi lebih mudah dalam mengelola usahanya.        Pada artikel kali ini akan dibahas mengenai faktor-faktor apa yang mempengaruhi dalam pemilihan kandang, bagaimana bentuk atau tipenya, persyaratan apa yang perlu diperhatikan dalam membangun atau merancang, bagaimana konstruksi bangunan kandang yang baik, dan berapa kebutuhan luas kandang untuk masing-masing ternak.                           ...

Ciri - Ciri, Keunggulan, dan Karakteristik Sapi Simental atau Sapi Metal

Mengenal Sapi Simental, Sapi Unggulan Yang Digemari Peternak Sapi simental merupakan salah satu jenis sapi unggulan yang banya diternakkan di Indonesia. Selain dapat mencapai bobot tubuh 500 kg hingga 1 ton lebih jenis sapi ini juga memiliki pertumbuhan yang baik dan mudah beradaptasi dengan iklim di Indonesia. Banyak sekali saat ini jenis sapi simental digunakan menjadi indukan dengan disilangkan dengan sapi lokal laiinya karena keunggulannya tersebut. Sapi simental atau para peternak lokal sering menyebutnya dengan sapi metal memiliki karakteristik yang jinak sehingga lebih mudah ketika dipelihara. Sapi jenis pedaging ini populer dikalangan peternak yang bertujuan untuk menjual daging sapi. Harga bibit atau anakan dari sapi simental ini relatif mahal terutama jika berasal dari indukan yang baik dan unggul. Proses perawatan indukan sapi simental juga lebih mudah karena sapi ini jinak dan tidak terlalu banyak menyulitkan peternak dalam pemeliharaannya. Sapi jenis simental sebenarnya ...

Mengenal Standar FCR Ayam Broiler Yang Baik Dan Tepat

Standar FCR Ayam Broiler Hai Sobat Seneng Ternak ketika kita dalam menjalankan usaha peternakan tentu kita mengetahui pengeluaran terbesar berada pada pengeluaran pakan . Sehingga perlu diketahui berapa banyak pakan yang dikonsumsi yang mampu untuk meningkatkan bobot tubuh dari ayam broiler itu sendiri. Pengecekan bobot tubuh ayam broiler secara rutin perlu dilakukan agar dapat mengontrol konsumsi pakan yang diberikan agar tidak terjadi pembengkakan pakan terhadap ayam broiler untuk mendapatkan bobot tubuh yang diinginkan Pengecekan pemberian pakan yang diberikan terhadap   bobot tubuh   ayam broiler merupakan salah satu cara mengetahui tingkat produktivitas ayam broiler. Hal tersebut dapat disebut dengan istilah FCR (Feed Convertion Ratio).   1. Apa itu FCR ayam broiler? FCR atau Feed Convertion Ratio   merupakan perbandingan antara jumlah pakan yang digunakan dengan jumlah bobot ayam broiler yang dihasilkan. Semakin kecil nilai FCR menunjukkan kondisi usaha t...