Skip to main content

Apa Itu Molase ( Molasses) Atau Tetes Tebu ? Larutan Yang Sangat Bermanfaat Untuk Dunia Peternakan

Mengenal Molase atau Tetes Tebu Untuk Hewan ternak

    Molase ( molasses ) atau tetes tebu merupakan hasil sampingan dari industri pengolahan tebu yang masih memiliki kandungan gula, asam organik dan sukrosa yang cukup tinggi. Cairan ini sangat berguna sebagai bahan dalam membuat berbagai macam fermentasi di dunia peternakan. Saking pentingnya bahan ini membuat setiap peternak harus memiliki tetes tebu ini baik untuk membuat fermentasi pakan atau mengolah limbah peternakan menjadi pupuk organik.

Molase atau Tetes Tebu
Tetes Tebu

Tetes tebu sering dianggap sebagai makanan mikroorganisme yang digunakan sebagai media fermentasi yang paling baik dan murah. Selain itu banyak manfaat lain dari molase atau tetes tebu ini, antara lain :

1. Campuran pakan

    Tetes tebu biasanya dicampurkan dengan pakan ternak yang bertujuan untuk meningkatkan palatabilitas atau meningkatkan kesukaan ternak terhadap pakan, sehingga ternak lebih lahap dan menyukai pakan yang diberikan

2. Memiliki kandungan nutrisi yang baik untuk ternak

    Kandungan nutrisi dari molase atau tetes tebu ini dapat membantu untuk meningkatkan nutrisi pakan untuk ternak itu sendiri.  Tetes tebu ini mengandung karbohidrat tinggi serta mengandung vitamin B kompleks dan vitamin – vitamin yang larut dalam air yang tetunya sangat penting bagi ternak ruminansia muda yang belum bisa mensintesis sendiri vitamin dalam rumen. Kandungan dari tetes tebu atau molase  juga terdiri dari beberapa mineral yang esensial seperti kobalt, boron ,iodium, copper, mangan, dan seng yang berguna untuk menjaga kesehatan ternak. Keuntungan tetes untuk pakan ternak adalah kadar karbohidratnya tinggi 48 – 60% sebagai gula, kadar mineral .

    Cara pemberian dari molase dapat di campur dengan air terlebih dahulu agar tidak terlalu kental kemudian dapat diaplikasikan ke pakan atau ke limbah ternak dengan diciprat-cipratkan atau disemprotkan. Molase ini beperan sebagai pakan mikroorganisme sehingga dapat mengawetkan pakan serta mempercepat proses fermentasi.

    Perlu diingat bahwa molase atau tetes tebu jangan diberikan secara langsung ke ternak tanpa campuran pakan lainnya serta jangan terlalu berlebihan dalam pemberian molase untuk pakan ternak, mengingat kandungan protein yang rendah serta kandungan karbohidrat yang sangat tinggi sehingga dapat menyebabkan ternak diare apabila pemberian terlalu banyak.

    Meskipun banyak manfaat dalam molase atau tetes tebu tetapi harus tetap memberikan pakan utama yang bernutrisi agar ternak dapat tumbuh dengan baik. Serta perlu bijak dalam pemberian molase agar tidak terjadi hal – hal yang membahayakan hewan ternak.

Comments

Popular posts from this blog

PERSYARATAN KANDANG TERNAK YANG BAIK

                                                 Dalam usaha peternakan baik tradisional maupun secara intensif perlu adanya kandang yang menjadi tempat berlindung maupun tempat tinggal hewan ternak. kandang merupakan komponen dalam sapta usaha peternakan, yang menjadi wajib dimiliki bagi peternak yang akan menjalankan usaha bidang peternakan. dengan adanya kandang peternak jadi lebih mudah dalam mengelola usahanya.        Pada artikel kali ini akan dibahas mengenai faktor-faktor apa yang mempengaruhi dalam pemilihan kandang, bagaimana bentuk atau tipenya, persyaratan apa yang perlu diperhatikan dalam membangun atau merancang, bagaimana konstruksi bangunan kandang yang baik, dan berapa kebutuhan luas kandang untuk masing-masing ternak.                           ...

Ciri - Ciri, Keunggulan, dan Karakteristik Sapi Simental atau Sapi Metal

Mengenal Sapi Simental, Sapi Unggulan Yang Digemari Peternak Sapi simental merupakan salah satu jenis sapi unggulan yang banya diternakkan di Indonesia. Selain dapat mencapai bobot tubuh 500 kg hingga 1 ton lebih jenis sapi ini juga memiliki pertumbuhan yang baik dan mudah beradaptasi dengan iklim di Indonesia. Banyak sekali saat ini jenis sapi simental digunakan menjadi indukan dengan disilangkan dengan sapi lokal laiinya karena keunggulannya tersebut. Sapi simental atau para peternak lokal sering menyebutnya dengan sapi metal memiliki karakteristik yang jinak sehingga lebih mudah ketika dipelihara. Sapi jenis pedaging ini populer dikalangan peternak yang bertujuan untuk menjual daging sapi. Harga bibit atau anakan dari sapi simental ini relatif mahal terutama jika berasal dari indukan yang baik dan unggul. Proses perawatan indukan sapi simental juga lebih mudah karena sapi ini jinak dan tidak terlalu banyak menyulitkan peternak dalam pemeliharaannya. Sapi jenis simental sebenarnya ...

Masa Produksi Ayam Kampung Dari Kawin Hingga Bertelur

Masa Produksi Ayam Kampung Dari Kawin Hingga Bertelur Siklus Kawin Pada Ayam  Hai sobat seneng ternak! Kali ini saya akan membahas siklus reproduksi dari ternak ayam terutama ayam kampung. Ayam berkembang biak dengan bertelur untuk meneruskan keturunannya dan untuk mendapatkan telur yang bisa menetas maka ayam harus kawin terlebih dahulu, apabila ayam tidak kawin maka ayam masih tetap bisa bertelur namun telur tersebut tidak dapat menetas alias infertil. Ayam dapat bertelur dengan baik apabila pakan yang diberikan memiliki nilai nutrisi yang baik terutama kandungan beta karoten sebagai pembentuk telur.  1. Lama terjadinya telur Setelah proses perkawinan ayam dan terjadi fertilisasi dibutuhkan waktu 21-25 jam untuk menghasilkan telur fertil  2. Proses terbentuknya telur Infundibulum,  berfungsi untuk menangkap ovum yang masak, kuning telur berada di bagian ini berkisar 15-30 menit.   Magnum, untuk mensintesis dan sekresi putih telur terjadi selama 3,5 jam. Isthmu...